Video Sex ACA 17 Tahun yang Tersebar Masif Hingga Papua, Mujukari Ditangkap Sedangkan WNA berinisial N Masih Burun

SAIRERINEWS.COM – Video sex yang memperlihatkan remaja berinisial ACA (17) tengah berhubungan badan dengan warga negara asing (WNA) berinisial N tersebar di dunia maya, akhirnya menemui titik terang, setelah tersebar hingga di Papua.

Video yang cukup heboh dengan durasi 31 menit itu, mempertontonkan lelaki bule WNA (warga negara asing) merekam sex denga remaja 17 tahun.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro mengungkapkan, video itu diunggah ke salah satu situs porno.

“Video itu tersebar di media sosial, ada di situs porno. Hal itu pertama kali diketahui oleh keluarga (ACA) dan akhirnya disampaikan kepada orangtuanya,” ujar dia saat dikonfirmasi, Selasa (10/10/2023).

Orangtua korban yang mengetahui video syur anaknya tersebar lantas merasa terpukul.

Mereka kemudian melaporkan peristiwa ini ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Januari 2023 lalu.

“Video dilihat sekitar bulan Juni 2022. Setelah itu keluarga membuat laporan dan kami langsung melakukan penyelidikan,” tutur Bintoro.

Walau demikian, Bintoro belum bisa memastikan siapa sosok di balik penyebaran video tersebut.

Pasalnya, WNA berinisial N sampai saat ini masih buron. Sementara itu, muncikari berinisial JL (30) yang telah ditetapkan sebagai tersangka belum memberi banyak keterangan.

Di lain sisi, Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Henrikus Yossi menyebut pihaknya hanya bisa memastikan bahwa perekam adegan seksual itu adalah N. N merekam adegan itu ketika berhubungan badan dengan ACA di apartemen bilangan Kebayoran Lama pada Juni 2022.

“(Setelah sepakat dengan N) JL bersama korban kemudian berangkat ke salah satu apartemen di daerah Kebayoran Lama. Selanjutnya korban memberikan layanan hubungan seksual kepada pelanggannya,” ujar Yossi saat jumpa pers.

“Saat memberikan layanan, pelanggannya itu ternyata melakukan perekaman selama melakukan aktivitas hubungan seksual tersebut,” sambung dia. (*)

Rilis

 

 

error: Content is protected !!