DPR Provinsi Papua Kenakan Busana Adat Papua pada Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Presiden RI

Ketua DPR Papua, Jhony Banua Rouw, SE

SAIRERINEWS.COM – Guna mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke 78 pada Sidang Tahunan MPR RI dan DPR RI Tahun 2023 maka DPR Papua pada Rabu,(16/08/2023) akan menggelar Rapat Paripurna DPRP.

Menarik dalam Rapat Paripurna kali ini adalah Pimpinan dan Anggota DPR Papua bersama Forkompinda dan undangan serta seluruh staf Sekretariat DPR Papua, bakal mengenakan busana dengan nuansa Papua dan busana adat dari daerah masing-masing.

MENJELANG PILKADA 27 NOVEMBER 2024

Ketua DPR Papua, Jhony Banua Rouw, SE menegaskan bahwa sebagai salah satu wujud merawat kebhinekaan dalam keberagamaan bangsa Indonesia maka pada peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini, dalam Rapat Paripurna DPR Papua dipastikan Pimpinan dan Anggota DPRP, Forkompimda dan Tamu Undangan serta Staf Sekretariat DPRP akan menggenakan busana adat.

“Pada 16 Agustus 2023 pukul 10.00 WIT, kita juga akan lakukan agenda kenegaraan yakni sidang paripurna mendengarkan pidato Presiden RI. Namun, kali ini, semua anggota dewan kita minta hadir dengan nusana adat Papua. Semua staf DPR Papua akan gunakan busana tradisional Papua dan busana adat atau budaya daerahnya amsing-masing serta mengenakan noken,” Tegas Banua kepada Humas DPRP, Selasa, (15/08/2023)

Sedangkan untuk tamu undangan, kata Politisi Partai NasDem Papua ini, baik Forkompinda dan 30 paguyuban nusantara serta ormas dan OKP serta BEM, diharapkan untuk mengenakan busana adat nusantara atau dari daerah asalnya masing-masing dan mengenakan noken untuk memeriahkan peringatan HUT RI ke 78.

Setelah rapat paripurna itu, lanjut Jhony, semua akan diundang untuk makan bersama di Dermaga Parkir DPR Papua, sekaligus menyaksikan lomba perahu hias.

Jhony mengatakan, selain menggunakan busana adat masing-masing daerah dan pihaknya mewajibkan agar semua yang hadir dalam sidang paripurna mendengar pidato kenegaraan dalam rangka HUT RI ke 78 itu, wajib mengenakan noken.

“Kenapa kita wajibkan mengenakan noken? Itu artinya kita akan membeli 1 noken baru. Itu berarti mereka membeli 1 noken untuk mama-mama Papua yang merajut dan menjual noken, sehingga mereka mendapatkan manfaat dari suasana 17 Agustus 2023,” imbuhnya. (*)

Humas DPR Provinsi Papua

error: Konten dilindungi !!!