Honor PPS Yapen, KPU Pastikan Akan Terbayarkan ! Ini Penjelasannya

Freddy The, SH - Sekretaris KPU Yapen

SAIRERINEWS.COM – Panitia Pemungutan Suara (PPS) kabupaten Kepulauan Yapen, mengeluhkan hak kerja mereka yang sudah memasuki 4 bulan kerja belum dibayarkan.

Tak terbendung lagi, banyak dari anggota PPS mengeluhkan hal ini di sosial media facebook dan whatsApp Grup.

Menyikapi hal tersebut, sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah Kepulauan Yapen Freddy The, SH merespon nya dengan berjanji akan segera menyelesaikan proses pembayarannya sesegera mungkin.

“Pertama-tama kami KPU meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kendala ini. Bukan hanya di Yapen, tapi di beberapa tempat juga mengalami hal yang sama. Hal ini dikarenakan Pemilu tahun ini, proses pembayaran Adhoc punya aturan yang harus ditaati, berdasarkan PKPU Nomor 53 tahun 2023. Artinya bahwa penyaluran dan pertanggung jawaban berbeda dengan Pemilu sebelumnya yang bisa bayar langsung. Ketentuan kali ini, pembayarannya harus melalui rekening bank” ujar Sekretaris KPU, kepada SAIRERINEWS.COM, Selasa 16/5/2023.

Ditemui di ruang kerjanya, Freddy The menerangkan bahwa proses pembayaran menjadi terhambat karena administrasi untuk kelengkapan bank.

“Kita sadari bahwa keterlambatan pembayaran PPS ini karena kami harus mengurus 990 orang yang harus memiliki rekening bank, sehingga dari 990 orang PPS ini, ada yang punya menyerahkan dokumen KTP ada yang kabur atau tidak jelas, sehingga nama dan NIK tidak jelas. Satu orang punya dokumen kurang, berpengaruh kepada yang lain. Inilah yang perlu kami sampaikan kendala teknis yang sedang terjadi” jelasnya.

Lanjut, “990 PPS yang sudah lengkap administrasi nya, 800 orang dan yang sudah punya nomor rekening adalah 714 orang, sedangkan sisanya masih dalam proses penginput oleh bank Mandiri. Sehingga kami harapkan PPS yang punya foto copy kabur, NIK PPS juga kami harus cocokan dengan data Dukcail, nama ibu kandung belum dilengkapi mohon untuk proaktif dengan PPD agar apa yang kurang, segera terselesaikan” pintanya.

Honor PPD sudah terbayarkan karena jumlah mereka 80 orang di 16 distrik yang ada, sehingga prosesnya sudah dibayarkan. Yang sedang kami terus urus adalah honor PPS yang berjumlah 990 orang, hal inilah yang mungkin dapat dipahami.

“Saya sekretaris KPU akan berusaha terus menngawal proses penginputan di bank Mandiri, agar rekening semuanya dapat terproses dengan baik dan 990 orang PPS semuanya dapat menerima hak mereka. Muda-mudahan minggu depan semua sudah selesai dan KPU akan menyalurkan” tutupnya. (*)

error: Content is protected !!