Besok ! Sail Teluk Cenderawasih Dilaksanakan di Serui

Ir. Edi Noca Mudumi, M.Si - Ketua Panitia Sail Teluk Cenderawasih (STC) Kabupaten Kepulauan Yapen

SAIRERINEWS.COM – Sail Teluk Cendrawasih bertema ”Memperkuat Kedaulatan Maritim Indonesia di Pasifik” diselenggarakan di empat kabupaten di Papua, yaitu Kabupaten Biak Numfor, Kepulauan Yapen, Waropen dan Sarmi. Puncak dari rangkaian Sail Teluk Cendrawasih direncanakan berlangsung tanggal November 2023 di Kabupaten Biak Numfor.

Pembukaan Sail Teluk Cenderawasih 2023 telah dilaksanakan di kabupaten biak Numfor 16 Maret lalu, dan akan dilanjutkan besok 29 sampai 31 Maret di Serui, kabupaten kepulauan Yapen.

Ketua Panitia Sail Teluk Cenderawasih (STC) kabupaten kepulauan Yapen, Ir. Edi Noca Mudumi,M.Si menuturkan bahwa STC yang akan diselenggarakan selama 3 hari ini akan bermanfaat bagi masyarakat, karena menampilkan pameran kelompok unggulan Yapen, yakni kopi Ambaidiru, Rumput Laut, Ikan Baramundi dan juga usaha-usaha lainnya akan dipamerkan.

“Selama 3 hari, akan dilakukan pameran kelompok IKM (Industri Kecil Menengah), UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), Ekonomi Kreatif dan juga workshop. Selain itu panitia juga akan road show bersama tamu yang ingin mengunjungi langsung Kopi Ambaidiru dan Rumput Laut yang menjadi primadona Yapen” tutur Ketua Panitia.

Edi Mudumi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meramaikan Sail Teluk Cenderawasih yang dipusatkan di Lapangan Trikora (alun-alun) Serui.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan STC di Yapen besok. Ada seminar, pameran dan juga hiburan lainnya untuk memperkenalkan produk-produk potensi Yapen” ajak Modumi.

Sementara itu, Jems Hein Werimon mengatakan turut mensukseskan STC di Yapen, yang akan dilaksanakan 3 hari berturut-turut.

“Selaku pemuda kami mengapresiasi kerja-kerja Panitia untuk sukseskan agenda nasional ini. STC adalah konsep Wilayah Saireri yang ditawarkan ke pemerintah pusat dan telah terjawab, untuk itu sebagai Pemuda kami mendukung tapi juga berharap pemerintah dapat leluasa mengartikan kegiatan ini kepada masyarakat agar ada manfaat ekonomi dan juga keberlanjutannya kedepan secara baik” tutur Jems Hein Werimon (*)

Frans Marahole/ Iqi

error: Content is protected !!