Sebanyak 600 Honorer Daerah Di Kabupaten Merauke Diangkat Menjadi ASN, Yapen Kapan ?

Bupati Merauke, Romanus Mbaraka

SAIRERINEWS.COM – Sebanyak 600 orang honor daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan bakal diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara-ASN pada tahun ini. Selain 600 honor daerah, sejumlah 300an guru dengan status pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) akan menerima Nomor Induk Pegawai – NIP pada tahun ini pula.

Bupati Merauke, Romanus Mbaraka, menyatakan 600 pegawai honor itu akan segera menerima SK ASN pada bulan Februari 2023 ini. Pemerintah setempat telah berkoordinasi kementerian di Jakarta.

MENJELANG PILKADA 27 NOVEMBER 2024

“Bulan (Febriari) ini, Tuhan sayang formasi 600 honor daerah kita akan menjadi PNS 2023. Guru-guru yang juga honor selama ini, yang kemarin ikut tes P3K kemarin SK nya sudah saya tanda tangan, mudah-mudahan bulan ini juga sudah bisa mendapatkan NIK. Jumlahnya 300 an orang,” kata Bupati Mbaraka, dikutip dari Jubi.

Usai pengangkatan 600 honorer tersebut, kata Mbaraka, ke depan penerimaan honor daerah  diberlakukan lebih selektif. Akan ada kebijakan terbaru bahwa penerimaan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah. Terutama bagi mereka yang mempunyai nota dinas bupati bukan nota dinas kepala dinas.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan ada formasi penerimaan pegawai. Kalau ada berarti akan ada banyak honorer kita yang bisa ikut seleksi untuk menjadi aparatur sipil negara,” ujarnya.

Bupati Mbaraka meminta agar para kepala dinas setempat segera melaporkan daftar (jumlah) honor terakhir secara tertulis.

“Saya berharap para kepala dinas dapat memahaminya, jangan kita menggantungkan nasib orang. Saya minta mereka untuk membuat laporan tertulis dalam minggu. Sehingga kita memiliki data yang akurat terkait jumlah honor daerah kita,” tutupnya.

Ditempat terpisah, honorer K2 kabupaten Kepulauan Yapen mengeluhkan nasib mereka lantaran kurangnya informasi penyelesaian oleh Pemerintah daerah.

Sejak November 2022 lalu, Honorer Yapen untuk kesekian kalinya meminta keseriusan pemerintah daerah kabupaten kepulauan Yapen. Pemda mengatakan akan koordinasi dan verifikasi terakhir di Kemenpan RB, semoga saja ada keseriusan agar ada jawaban.

“Semoga ada keseriusan Pemerintah daerah Yapen untuk komunikasi ke Kemenpan, karena kami Honorer tau bahwa APBD perubahan 2022 sudah cukup untuk masukan dana test CAT. APBD 2022 Silpa nya capai 103 miliar dan sudah dimasukan ke APBD 2023 juga. Tapi informasi yang kami dapati belum bisa jalan karena masih menunggu selesainya penginputan di SIPD, yang bikin terlambat katanya 3 dinas, salah satunya pariwisata yang saat ini tengah sibuknya mengurus Sail Teluk Cenderawasih” tutur salah satu honorer K2 Yapen.

Daerah lain telah serius mengurus honorer, kabupaten Yapen kapan ? Anggaran sudah ada, validasi data honorer sudah 586 orang yang tersisa hanya 3 OPD yang lambat serta koordinasi ke Kemenpan. Ini butuh keseriusan pemda Yapen, pinta Honorer yang enggan menyebutkan namanya. (*)

Iqi

error: Konten dilindungi !!!