Bukan di Serui, Tapi di Jalan “Serui Mekar Timika” Seorang Penjahit Ditemukan Tewas

Timika pagi tadi (8/2/2023) jam 6 pagi ditemukan mayat seorang penjahit,bernama Mita.

SAIRERINEWS.COM – Heboh di sosial media tentang penemuan mayat di jalan Serui Mekar, namun diterjemahkan warga sosial media bahwa kejadian tersebut terjadi di kabupaten kepulauan Yapen yang beribukota di Serui.

Tak berselang lama, foto korban di Timika tersebut beredar cepat di sosial media hingga membuat warga net di Serui Yapen ketakutan. Pasalnya kejadian baru-baru ini menggegerkan masyarakat Serui yang dialami seorang ibu guru honorer di Cinta Tua, Serui.

BACA JUGA : Atasi “Manusia Bertopeng” Pj Bupati Yapen Himbau Masyarakat Waspada dan Aktif Melapor ke Kepolisian

Masyarkat Yapen, lebih tepatnya di Serui masih diselimuti cemas karena ulah orang tak dikenal (OTK) yang bermodus topeng tersebut.

Hal tersebut itulah yang membuat masyarakat Serui, Yapen pagi tadi pagi mendengar pembunuhan penjahit di jalan Serui Mekar, langsung panik dan menyebar luaskan foto tersebut, padahal yang dimaksudkan adalah jalan Serui Mekar di Timika, bukan di kabupaten kepulauan Yapen.

Informasi lainnya, foto tersebut sempat dikatakan Hoax karena bukan terjadi di Serui. Hal tersebut langsung dikonfirmasi oleh warga dan juga pihak kepolisian guna meluruskan bahwa sejatinya kejadian tersebut terjadi di Timika, jalan Serui Mekar.

Untuk diketahui, di Timika pagi tadi (8/2/2023) jam 6 pagi ditemukan mayat seorang penjahit,bernama Mita.

BACA JUGA : Seorang Guru SD Cina Tua Serui Dianiaya OTK, Polisi Harap Peran Serta Masyarakat Ungkap Pelaku

Mita ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kios miliknya “Penjahit Dessi” di Jalan Serui Mekar Timika.

Rilis yang diterima media ini menerangkan, kronologi kejadian berawal saat adik korban yang kebetulan juga seorang penjahit berada disamping kios korban curiga, lantaran tidak biasanya kios jahitan kakaknya belum dibuka. Setelah dipanggil, melihat pintu terbuka sedikit sang adik masuk menemukan korban bersimba darah di kamar.

Menurut keterangan warga sekitar, diketahui korban tinggal seorang diri dan beberapa bulan lalu mengalami perampokan hingga dianiaya oleh pelaku.

Aparat Kepolisian dari Polres Mimika dan Polsek Mimika Baru melakukan olah TKP. Sementara jenazah korban dibawa ke kamar jenazah RSUD Mimika.

Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra saat ditemui di TKP mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

“Untuk kronologi kejadian kira-kira mengarah mana kasus ini masih kita dalami. Kita akan serius menangani kasus ini, apalagi sampai menghilangkan nyawa orang yah,” kata Kapolres (*)

error: Content is protected !!