71 Kali Gempa Susulan Landa Kota Jayapura “Warga Dihimbau Tidak Termakan Informasi Hoax Tsunami”

SAIRERINEWS.COM – Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 4,9 Skala Richter yang mengguncang Kota Jayapura, Papua. Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura mencatat gempa tektonik berkekuatan 4,9 SR terjadi pada Senin (2/1/2023) subuh pukul 03.24 WIT.

Gempa itu berlokasi di 2.58  Lintang Selatan (LS) – 140.67 Bujur Timur (BT) atau 13 kilo meter timur laut Kota Jayapura, dengan kedalaman 10 kilometer dirasakan IV MMI Kota Jayapura.

MENJELANG PILKADA 27 NOVEMBER 2024

Tercatat 71 kali gempa susulan  pasca gempa berkekuatan magnitudo 4,9 SR melanda Kota Jayapura tersebut.

Kepala BBMKG Wilayah V Jayapura, Yustus Rumakiek melalui rilis pers yang diterima, Senin, menjelaskan  berdasarkan hasil monitoring BMKG, hingga pukul 17.00 WIT telah terjadi 71 kali gempa susulan, delapan di antaranya dirasakan oleh masyarakat.

Lanjut dia, baik gempa bumi utama maupun susulan yang terpantau tidak berpotensi tsunami.

Dari evaluasi kejadian gempa bumi susulan per tiga jam, pola kejadian gempa bumi susulan cenderung mengalami penurunan frekuensi terjadinya.

Yustus mengimbau kepada masyarakat tidak perlu takut dengan gempa susulan. Terjadinya gempa susulan adalah proses untuk mencapai titik keseimbangan baru pasca terjadinya gempa bumi dan lazim terjadi pada gempa-gempa besar.

Salah satu Hotel di Kota Jayapura dari Sekian Hotel dan Gedung Tinggi lainnya yang mengalami Kerusakan akibat Guncangan Gempa.

Masyarakat juga diharapkan tetap tenang dan tidak terpancing informasi berita palsu/hoax dari sumber-sumber yang tidak kredibel yang beredar.

“Ikuti kanal BMKG melalui aplikasi infoBMKG, kanal sosial media yang terverifikasi dan website resmi BMKG http://www.bmkg go.id untuk mendapatkan  informasi yang lebih jelas,”katanya.

Ia menambahkan, Jayapura merupakan wilayah dengan potensi kejadian gempa bumi tinggi akibat adanya subduksi Utara Papua dan patahan aktif yang melintasi wilayah Jayapura sebagai sumber gempa.(*)

Cindy

error: Konten dilindungi !!!