Pasar Baru Awunawani di Perusahaan SWPI “Terbakar”

SAIRERINEWS.COM – Kebakaran kembali terjadi, kali ini menimpah sejumlah kios dan kos-kosan di Pasar Baru kampung Awunawai – Distrik Yapen Timur, kabupaten Kepulauan Yapen.

Kebakaran tersebut menghabiskan kurang lebih puluhan tempat usaha dan tempat tinggal (kos-kosan). Kurang dari 2 jam lebih kebakaran tersebut menghabiskan beberapa lost tempat usaha.

“Tepatnya bukan di dalam pasar, tapi di samping pasar. Lokasinya setelah melewati pos penjagaan Perusahaan SWPI sebelah kanan. Itulah tempat kejadian kebakaran ini ” ucap Ucu salah satu warga dan juga korban yang dihubungi oleh Sairerinews.com, Rabu 9/11/2022.

Ucu menjelaskan “api awalnya berasal dari sebuah usaha jual BBM dan merambat ke semua karena pemukiman satu lost besar ini terbangun sambung menyambung dan semua berbahan kayu tripleks. Jadi memang semua kios, bengkel, rumah kos-kosan semua habis terbakar” jelas pria asal Bugis ini.

Ditanya mengenai penanganan atau ada tindakan dari perusahaan, Ucu menjawab pihak perusahaan atau distrik Yapen Timur tidak punya mobil Pemadam Kebakaran, sehingga ada beberapa alat berat yang dikerahkan dari perusahaan untuk menyiram dan membongkar kobaran api agar tidak merambat ke bagian lain dan perusahaan.

“Tidak ada mobil atau alat pemadam, yang ada hanya alat berat yang dikerahkan agar api tidak merambat ke dalam boiler soumel perusahaan SWPI” tuturnya.

Kebakaran terjadi sekitar jam 3.30 sore, belum ada update kondisi terakhir tentang adanya korban jiwa. Korban luka bakar beberapa telah dilarikan ke Puskesmas Dawai untuk mendapat perawatan.

Area pemukiman rata-rata berbahan kayu, tripleks dan berdempetan satu sama lain, hingga api cepat menjalar dan menghanguskan semuanya.

Hingga malam ini puing bara api masih terus menyala, dikarenakan angin laut. Korban kebakaran hanya dapat berusaha menyelamatkan barang berharga dan keluarga mereka seadannya.

Info yang dihimpun, Gereja, Masjid dan Gedung serbaguna lainnya disiapkan untuk menampung korban kebakaran yang kehilangan tempat tinggal. (*)

Jurnalis Warga

(Redaksi masih menunggu perkembangan dan rilis dari pihak-pihak berwajib untuk kronologi kejadian ini)

error: Content is protected !!