BUPATI BIAK NUMFOR LIBATKAN “SUANGGI SERUI” DISTRIBUSI BAMA KE WAROPEN

Bupati Biak Numfor (Baju Putih) Saat belanja di Pasar Aroro Iroro Serui (Foto : Achy Runtuboy)

Serui,- Bupati kabupaten Biak Numfor, Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd melibatkan komunitas Suara Anak Negeri Giatkan Idealisme (Suanggi) Serui, guna membantu distribusi bahan makanan (bama) ke Waropen.

Bupati Biak Numfor hadiri pembukaan sidang Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua yang ke XVIII di Waropen dan mensupport penuh kegiatan gerejawi ini.

MENJELANG PILKADA 27 NOVEMBER 2024
Marinus Manufandu (kiri) bersama Komunitas SUANGGI Serui, saat Distribusi Bahan Makanan ke Lokasi Sidang Sinode GKI di Waropen (Foto : dokumentasi Suanggi Serui)

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Marinus Manufandu, ketua komunitas SUANGGI Serui. Manufandu menuturkan, Komunitas Suanggi merasa terhormat bisa membantu Bupati Biak dan juga komunitas Suanggi Serui membantu panitia transit sebagai wujud bersama Yapen sebagai kabupaten transit.

“Terimakasih kepada Bupati Biak, yang mempercayakan kami komunitas untuk belanja bahan makanan di pasar Aroro Iroro Serui dan selanjudnya kami distribusi ke pos dapur umum panitia Sidang Sinode di Waropen” ucap ketua komunitas Suanggi Serui, kepada sairerinews.com (Jumat, 22/7/2022).

Senada dengan itu, Dedey Ayomi menambahkan. Komunitas Suanggi telah distribusi bahan makanan sejak kemarin (kamis, 21 Juli) diantar dari Serui menuju Waren, tepatnya di pelabuhan Kaituni dan langsung diserahkan ke Ibu Dipan di dapur umum.

Perjalanan Komunitas Suanggi Serui, dari Serui ke Waropen (foto : Dokumentasi Komunitas Suanggi)

“Kepercayaan yang diberikan Bupati kepada komunitas Suanggi, kami telah belanja bahan makanan dan diantar ke Waren. Kemarin dan hari ini, kami akan distribusi lagi”, ujar Dedey Ayomi.

Kurang lebih 20 (dua puluh)’an anggota komunitas turut serta, mulai belanja sayuran, minyak goreng, bumbu dapur dan lain sebagainya di pasar Serui dan selanjudnya diantar menggunakan speed boot ke Waren tempat pelaksanaan Sidang Sinode GKI.(*)

Editor : Mark Imbiri

error: Konten dilindungi !!!